Menjaga pola makan sehat tidak hanya tentang memilih jenis makanan yang tepat, tetapi juga mengatur porsi dan komposisi gizi secara seimbang. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memperkenalkan panduan "Isi Piringku" sebagai pengganti konsep Empat Sehat Lima Sempurna untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan nutrisi harian.
Dalam satu porsi makan harian, pembagian piring dibagi menjadi beberapa komponen utama:
1. Makanan Pokok (1/3 dari piring): Sumber karbohidrat seperti beras merah, jagung, singkong, atau kentang yang berfungsi sebagai energi utama tubuh.
2. Lauk-Pauk (1/6 dari piring): Sumber protein hewani (ikan, ayam, telur) dan protein nabati (tempe, tahu) untuk memelihara serta memperbaiki jaringan tubuh.
3. Sayuran (1/3 dari piring): Sumber serat, vitamin, dan mineral penting untuk pencernaan dan imunitas.
4. Buah-buahan (1/6 dari piring): Pelengkap vitamin dan antioksidan harian.
Selain membagi porsi piring makan, pola hidup seimbang juga mewajibkan konsumsi air putih minimal 8 gelas sehari, membatasi gula, garam, dan lemak (GGL), serta aktif melakukan aktivitas fisik 30 menit setiap hari.
Dalam satu porsi makan harian, pembagian piring dibagi menjadi beberapa komponen utama:
1. Makanan Pokok (1/3 dari piring): Sumber karbohidrat seperti beras merah, jagung, singkong, atau kentang yang berfungsi sebagai energi utama tubuh.
2. Lauk-Pauk (1/6 dari piring): Sumber protein hewani (ikan, ayam, telur) dan protein nabati (tempe, tahu) untuk memelihara serta memperbaiki jaringan tubuh.
3. Sayuran (1/3 dari piring): Sumber serat, vitamin, dan mineral penting untuk pencernaan dan imunitas.
4. Buah-buahan (1/6 dari piring): Pelengkap vitamin dan antioksidan harian.
Selain membagi porsi piring makan, pola hidup seimbang juga mewajibkan konsumsi air putih minimal 8 gelas sehari, membatasi gula, garam, dan lemak (GGL), serta aktif melakukan aktivitas fisik 30 menit setiap hari.